Pintu Air Manggarai
Sistem Buka Tutup Jaga Ketinggian Lintasan Waterway
beritajakarta.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta berencana akan memberlakukan sistem buka tutup pintu air Manggarai. Hal ini dimaksudkan agar angkutan sungai (waterway) dapat terus beroperasi. Pasalnya, saat ini debit air kali Ciliwung terus turun akibat musim kemarau sehingga angkutan sungai tersebut tak dapat beroperasi.
"Kita akan lakukan buka tutup pintu air Manggarai, sebagai langkah antisipasi turunnya debit air di Kali Ciliung," ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan dan Penyeberangan Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta, M Zaki, Selasa (7/8).
Buka tutup pintu air Manggarai ini bertujuan menaikkan debit air, sehingga kapal waterway saat beroperasi tidak kandas karena debit air rendah.
Selain itu, kata Zaki, apabila debit air terus mengalami penurunan pihaknya juga kembali akan mengurangi jumlah penumpang, agar beban angkut perahu tidak terlalu berat.
Dia mengungkapkan beberapa waktu lalu pihaknya juga telah memberlakukan pengurangan penumpang waterway, dimana untuk sekali perjalanan perahu hanya dapat membawa 20 penumpang dewasa.
Usaha-usaha yang dilakukan, menurut M Zaki, merupakan upaya untuk memastikan waterway dapat terus beroperasi. Hal ini tidak terlepas dari peran waterway sebagai pilot project untuk menjadikan sungai menjadi potensi yang harus dijaga dan diberdayakan.
"Kita akan berupaya semaksimal mungkin agar waterway terus beroperasi, walaupun debit air semakin turun," ujarnya.
Sementara itu tidak beroperasinya waterway pekan yang lalu, menurut M Zaki, akibat tidak adanya penumpang sehingga waterway tidak berlayar di kali Ciliwung.
Ia juga membantah batalnya rombongan Putri Indonesia menjajaki transportasi air tersebut sepekan lalu akibat waterway tidak dapat beroperasi. Zaki menegaskan batalnya rombongan Putri Indonesia naik waterway akibat keterbasan waktu para finalis Putri Indonesia karena akan mengikuti acara
lainnya.
Padahal, ungkap Zaki, pihaknya telah mempersiapkan perahu yang akan ditumpangi oleh rombongan tersebut. "Mereka batal naik waterway karena jadwal yang padat, bukan karena tidak dapat beroperasi," tukasnya. | elky











0 comments:
Post a Comment